“Dari keterangan Dr. Slamet, korban meninggal murni karena gantung diri. Keluarga korban juga telah menerima kejadian ini dengan ikhlas dan menyatakan menolak dilakukan otopsi,” tambah Iptu Helmi.
Dari hasil penyelidikan, korban diketahui sering mengeluhkan sakit kepala dan kerap melamun sebelum peristiwa tragis ini terjadi.
Hingga berita ini diturunkan, Polres Paser terus mendalami kasus tersebut untuk memastikan tidak ada indikasi lain di balik kejadian ini.
“Kami mengimbau kepada masyarakat agar lebih peka terhadap kesehatan mental anggota keluarga. Jika ada keluhan yang mengarah pada tekanan psikologis, sebaiknya segera mencari bantuan,” tutup Iptu Helmi. (ernawati/hms)
Editor: Erna Djedi






