“Dokumentasi ini tidak hanya menjadi kebanggaan daerah tetapi juga mencerminkan langkah-langkah strategis yang telah kami lakukan dalam melindungi masyarakat dari risiko bencana,” ungkapnya.
Bupati menambahkan bahwa buku BERLIAN bukan sekadar kumpulan laporan, melainkan juga potret kebijakan kebencanaan yang terintegrasi dalam pembangunan daerah.
Inspirasi untuk Masa Depan
Melalui buku BERLIAN, diharapkan masyarakat dan para pemangku kepentingan memperoleh wawasan baru mengenai pendekatan Kabupaten Balangan dalam menangani bencana.
“Semoga buku ini menjadi inspirasi untuk terus memperbaiki dan mengembangkan layanan kebencanaan di Bumi Sanggam,” tutup Bupati Abdul Hadi.(Wartabanjar.com/Alfi)
editor: nur muhammad







