Respons MUI Soal Program Makan Bergizi Gratis

“Karena itu, kerja nyata ini perlu diapresiasi agar sukses baik dalam bentuk perencanaan maupun pelaksanaan. Sebaliknya kita tidak mau gagal karena ini merupakan hajat hidup semua pihak. Karena itu, semua pihak patut mengapresiasi dan mendukung program ini bisa berkelanjutan,” tuturnya.

Ia mengingatkan, program MBG untuk pemenuhan gizi berskala nasional untuk balita, anak-anak sekolah, santri, ibu hamil dan menyusui harus tepat sasaran.

Menurutnya, program MBG akan menyasar sekitar 600 ribu orang di wilayah perkotaan dan pedesaan di kabupaten yang sudah pernah menjalankan uji coba dalam beberapa bulan terakhir.

Lebih lanjut, Buya Amirsyah menyampaikan, saat ini 140 UMKM telah terlibat dalam rantai pasok progran MBG. Jumlah tersebut diproyeksikan akan terus bertambah sejalan dengan kebutuhan masyarakat.

Selain itu, kata dia, ribuan UMKM, koperasi, dan BUMDes lainnya telah mendaftar dan sedang melalui proses evaluasi. Oleh karena itu, menurutnya, perlu dilakukan monitoring dan evaluasi (Monev) secara terus menerus sehingga, dapat dijamin kualitas MBG.

Buya Amirsyah meminta agar pemerintah dapat memastikan bahwa tidak ada pengutan biaya dalam proses pendaftaran mitra kerja.(MUI)

Editor Restu