“Kami berharap orang tua lebih menjaga anak-anak mereka, terutama saat liburan, untuk menghindari potensi kasus kekerasan,” tambahnya.
Optimis Raih Predikat KLA Utama
Meskipun kasus kekerasan meningkat, Ramadan tetap optimis hal ini tidak akan memengaruhi status Banjarmasin sebagai Kota Layak Anak (KLA). Penanganan kasus kekerasan justru menjadi salah satu indikator penting dalam penilaian KLA.
“Insya Allah pada 2025, Banjarmasin bisa meraih predikat KLA Utama setelah dua tahun berturut-turut mendapat predikat Nindya,” ujarnya penuh keyakinan.
BACA JUGA:Selebgram Chandrika Chika Diduga Lakukan Tindak Kekerasan, Begini Kata Polisi
Ramadan berharap Banjarmasin dapat menjadi kota yang benar-benar aman dan ramah untuk perempuan dan anak di masa depan.
“Mari bersama-sama kita jadikan Banjarmasin kota yang layak dan nyaman bagi perempuan dan anak,” pungkasnya.(Wartabanjar.com/berbagai sumber)
editor: nur muhammad







