Mentan RI Optimistis Kalsel Bisa Tanam 3 Kali Setahun dan Jadi Penopang Lumbung Pangan Nasional

”Kementerian pertanian tidak ada libur sampai swasembada kita capai. Kami akan selalu datang nanti,” ucap Andi.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian, dan Ketahanan Pangan Provinsi Kalimantan Selatan, Syamsir Rahman mengatakan Kalsel menjadi salah satu andalan untuk secara nasional terkait dengan oplah dan cetak sawah rakyat.

”Optimasi Lahan (Oplah) ditahun 2024 ada 41 ribu hektare dan tahun 2025 kita siapkan 80 ribu hektare. Jadi ada 120 ribu haktare,” katanya.

BACA JUGA: GEGER! Buaya di Sungai Barito Berulah Seperti Manusia, Netizen Heboh: “Mungkin Dia Lelah!”

Ia menuturkan, hingga akhir 2024 lalu Kalsel menjadi terbaik kedua secara nasional dan secara regional Kalsel menyuplai hampir 50 persen produksi gabah dan beras secara nasional.

”Capaian tersebut karena para petani. Terimakasih kepada petani semua,” tuturnya.

Syamsir menambahkan, selain rapat koordinasi Menteri Pertanian juga akan melakukan kunjungan ke lokasi di Kecamatan Bati-Bati, kabupaten Tanah Laut untuk melihat kondisi lahan cetak sawah rakyat.

”Untuk yang di Bati-bati ini kita mendahului dari program tahun 2025 karena kita sudah memulai hampir 1 bulan setengah kemarin dan kondisinya bahwa disana dari 236 hektare cetak sawah rakyat yang kurang lebih 35 tahun tidak pernah digarap dan itu dibuka sudah mencapai 46 hektare,” ucapnya.

Selain itu, dengan Optimasi Lahan dari 1 kali menjadi dua atau tiga kali tanam ditambah normalisasi saluran air dapat menjadi semangat baru bagi para perani.

”Saya optimis Oplahnya bisa 2 kali. Kita berharap ini bisa menjadi semangat baru untuk perani di kabupaten tanah laut,” pungkas Syamsir. (mckalsel)

Penyunting: Yayu