WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN – Siapa sangka, di tengah padatnya kota Banjarmasin yang dikenal sebagai “Kota Seribu Sungai” ternyata masih tersisa hamparan sawah produktif.
Fakta ini terlihat jelas saat masyarakat Sungai Lulut Dalam, Kecamatan Banjarmasin Timur, menggelar Rembuk Tani dan Syukuran Panen Padi BAMARA, Jumat (12/9/2025).
Hasil panen kali ini terbilang melimpah.
Dari target tanam 1.782 hektare, petani di Banjarmasin justru mampu menembus lebih dari 1.900 hektare.
Angka ini menjadi bukti bahwa sektor pertanian di kota dengan luas wilayah hanya 98,46 km² ini masih bisa diandalkan untuk menjaga ketahanan pangan lokal.
Lahan pertanian di Banjarmasin memang unik, yaitu berada di bawah permukaan air laut, sawah-sawah ini sangat sensitif terhadap banjir dan genangan, namun kerja keras petani tetap membuahkan hasil.
“Kita bersyukur bisa berkumpul bersama petani untuk syukuran panen padi sekaligus rembuk tani. Dari target 1.782 hektar, kita justru bisa tanam lebih dari 1.900 hektar,” ujar Wali Kota Banjarmasin, H. Muhammad Yamin HR.







