WARTABANJAR.COM, SEOUL – Kecelakaan tragis pesawat Jeju Air pada Minggu (29/12/2024) yang menewaskan 179 dari 181 penumpang di Bandara Internasional Muan, Korea Selatan, memicu gelombang kekhawatiran besar terhadap keselamatan penerbangan. Akibatnya, terjadi pembatalan massal 68 ribu tiket penerbangan hanya dalam waktu sehari. Rincian Pembatalan Tiket:
  1. Tiket domestik: lebih dari 33 ribu tiket.
  2. Tiket internasional: sekitar 34 ribu tiket.
BACA JUGA:Polisi Korsel Terima E-mail Mengaku Pelaku Kecelakaan Jeju Air, Juga Ancam Ledakan Bom Malam Tahun Baru Jeju Air melaporkan lonjakan pembatalan sejak Minggu pagi, beberapa jam setelah kecelakaan pesawat Boeing 737-800 (HL8088) dengan nomor penerbangan 7C 2216, yang menabrak pagar beton di bandara. Industri Perjalanan Terpuruk Tidak hanya maskapai yang terdampak, agen perjalanan juga mengalami kerugian besar. Lonjakan pembatalan paket wisata terjadi hingga dua kali lipat dibandingkan biasanya, dengan penurunan pemesanan mencapai 50%. “Kami menerima lebih dari 40 permintaan pembatalan hanya pada hari Minggu,” ungkap seorang agen perjalanan. Bahkan, beberapa agen menghentikan promosi wisata di media dan televisi sebagai respons atas insiden tersebut. Kekhawatiran Terhadap Keselamatan Penerbangan Sumber industri menyatakan bahwa insiden ini dapat menimbulkan dampak jangka panjang pada sektor perjalanan. Kekhawatiran masyarakat terhadap keselamatan penerbangan semakin meningkat, yang berpotensi memperburuk kondisi industri perjalanan di Korea Selatan dalam beberapa waktu mendatang.(Wartabanjar.com/berbagai sumber) editor: nur muhammad