Dalam pemeriksaan, Jamudi mengaku terpaksa melakukan pembakaran karena merasa dikhianati.
“Saya yang setiap bulan membayar cicilan motor itu, tapi saat ingin menggunakannya, malah tidak diberi karena katanya mau dipakai anaknya. Ternyata, motor itu digunakan oleh pria lain, yang merupakan pacar barunya. Saya cemburu, merasa dihianati,” ungkap Jamudi, Jumat (27/12/2024), saat diinterogasi oleh Kapolres Tabanan AKB Chandra Citra Kesuma.
Perbuatan nekat Jamudi kini memicu perhatian publik, menyisakan kisah pilu cinta yang berakhir tragis.(Wartabanjar.com/Beritasatu.com)
editor: nur muhammad







