Polisi Akan Bongkar Makam Bayi yang Diduga Tertukar di RS Jakpus

“Kami memahami bahwa ini adalah isu kemanusiaan yang penting, sekaligus menjadi bagian dari proses penyidikan. Hari ini kami melakukan ekshumasi untuk memastikan status anak tersebut melalui uji DNA,” jelas Susatyo kepada wartawan.

Susatyo mengungkapkan, sejak awal penyelidikan pihaknya telah berkoordinasi dengan keluarga dan RSIJ untuk mengumpulkan bukti administratif untuk memastikan identitas bayi. Selain itu, polisi juga memeriksa rekaman CCTV, bidan, perawat, serta saksi terkait di RS.

“Dari hasil penyelidikan, diketahui ada empat bayi yang lahir di rumah sakit tersebut pada hari kejadian. Informasi ini menjadi kunci awal untuk memastikan identitas bayi secara ilmiah,” tuturnya.

Selanjutnya, kedua orang tua bayi akan diarahkan ke Instalasi Forensik RS Polri di Cipinang untuk pengambilan sampel DNA. “Sampel yang diambil nantinya akan dibandingkan dengan DNA bayi untuk memastikan hubungan biologis,” ujarnya.