Keterlibatan Pegawai Kampus UIN Alauddin Makassar
Kasus ini menyeret nama besar UIN Alauddin Makassar setelah Kepala Perpustakaan, Dr. Andi Ibrahim, dan seorang staf kampus terlibat dalam operasi uang palsu tersebut. Wakil Rektor III UIN Alauddin, Prof. Muhammad Khalifah Mustamin, membenarkan informasi ini.
“Terduga pelaku adalah kepala perpustakaan dan seorang staf. Informasi ini baru kami terima, dan kami masih menunggu pernyataan resmi dari Polri,” ujar Khalifah pada Senin (16/12/2024).
Khalifah juga mengakui bahwa pihak kampus baru mengetahui kasus ini setelah berita tersebut viral di media sosial.
BACA JUGA:Bareskrim Polri Ringkus 8 Tersangka Pembuat Uang Palsu di Bekasi
Polisi Dalami Jaringan Uang Palsu
Pihak kepolisian kini terus mendalami jaringan produksi dan distribusi uang palsu ini, termasuk kemungkinan adanya pelaku lain yang terlibat. Sementara itu, pihak kampus UIN Alauddin menyatakan komitmennya untuk mendukung proses hukum yang sedang berjalan.(Wartabanjar.com/berbagai sumber)
editor: nur muhammad







