Tinggi gelombang 1.25 – 2.5 m berpeluang terjadi di :
Selat Malaka, Samudra Hindia Barat Aceh hingga Kep. Mentawai, Laut Natuna, Selat
Karimata, Laut Jawa, Selat Makassar bagian selatan, Teluk Tomini, Laut Sulawesi, Laut
Flores, Laut Seram, Laut Banda, Laut Halmahera, Laut Maluku, Samudra Pasifik utara Maluku hingga Papua, Laut Arafuru.
Hal ini berisiko terhadap keselamatan pelayaran :
• Perahu Nelayan apabila kecepatan angin mencapai 15 knot dan tinggi gelombang mencapai 1.25 m
• Kapal Tongkang apabila kecepatan angin mencapai 16 knot dan tinggi gelombang mencapai 1.5 m. (atoe)
Editor Restu







