WARTABANJAR.COM, MARTAPURA - Pelaksanaan haul ke-20 ulama kharismatik Kalimantan Selatan, KH Zaini Abdul Ghani atau Abah Guru Sekumpul, sekitar sebulan lagi. Menjelang pelaksaan haul yang dilaksanakan dalam kegiatan rutin majelis malam Senin pada 5 Rajab 1446 Hijriah atau jatuh sekitar Januari 2025, pihak Tim Induk Sekumpul menyampaikan beberapa imbauan. Salah satu imbauan disampaikan kepada warga sekitar Sekumpul, Martapura, Kabupaten Banjar. Baca juga:Heboh, Pria Berkacamata ‘Tantang’ Guru Sekumpul untuk Menemui Dirinya Berikut poin lengkap imbauan Tim Induk Sekumpul tersebut: Kepada warga yang terdampak kegiatan baik yang menjadi lokasi shaf maupun perlintasan jemaah Sekumpul agar kiranya: 1. Membantu kelancaram lalu lintas untuk jemaah yang akan mengikuti kegiatan dengan cara tidak memasang tenda pada ruas jalan yang telah disepakati sebagai jalur utama jemaah menuju lokasi parkir atau tempat tujuan jemaah. 2. Menjalin koordinasi dan komunikasi terhadap posko yang bertugas di wilayahnya. 3. Menempatkan kendaraan pribadi dan atau tamu keluarga yang mengikuti kegiatan di lokasi parkir yang telah disediakan oleh relawan atau dititipkan di tempat sanak saudara. 4. Menyampaikan informasi secara benar yang dikeluarkan oleh Tim Induk Sekumpul dan atau media sosial/website Arraudhah Sekumpul. 5. Menjaga keamanan dan kebersihan di area tempat tinggal dan atau lingkungan sekitar. 6. Bagi yang berdagang atau menyeakan tempat tinggal atau usaha agar kiranya tidak mengambil keuntungan secara berlebihan (sewajarnya) dan tidak memanfaatkan momen kegiatan. 7. Bagi warga Martapura/Banjarbaru dan sekitarnya yang ingin mengikuti kegiatan agar kiranya sedapat mungkin meminimalisir penggunaan kendaraan pribadi dengan tujuan mengoptimalkan tempat parkir bagi jemaah dari luar kota. 8. Dilarang memberikan izin kepada pedagang kaki lima untuk berdagang menggunakan jalan atau bahu jalan di sekitar rumahnya. 9. Bagi warga sekitar atau warga luar area mau melintas di sekitar kegiatan karena ada keperluan, agar kiranya bisa menghindari area kegiatan dengan mencari jalur alternatif. (iwan hb) Editor: Erna Djedi