WARTABANJAR.COM, JAKARTA – Pemerintah RI menetapkan anggaran program makan bergizi gratis untuk anak-anak pada 2 Januari 2025 sebesar Rp 15.000 per anak per hari.
Program ini bertujuan meningkatkan gizi anak-anak Indonesia dan menekan angka stunting.
Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, menyampaikan bahwa alokasi anggaran ini bersifat fleksibel, menyesuaikan dengan harga bahan pangan di berbagai daerah.
“Jika di suatu daerah biaya bahan pangan lebih murah dari Rp 15.000, sisa anggaran akan dialihkan ke daerah lain yang membutuhkan,” jelas Dadan, Selasa (26/11/2024).
BACA JUGA:Pemprov Kalsel Gelontorkan 30% Anggaran untuk Program Makan Gratis
Menu Lokal dan Fleksibilitas Anggaran
Berbeda dari konsep makanan jadi, pemerintah akan membeli bahan baku yang akan diolah sesuai dengan menu khas daerah masing-masing.
Pada tahap pertama Januari hingga Maret 2025, program ini ditargetkan menjangkau 3 juta anak, dengan cakupan yang diperluas secara bertahap.
“Tahap awal menjangkau 3 juta anak, kemudian ditingkatkan secara bertahap hingga lebih luas,” tambah Dadan.







