Kunker Perdana Presiden Prabowo Subianto, Tinjau Proyek Cetak Sawah 1 Juta Ha di Merauke Garapan Haji Isam
Ukuran Huruf:
WARTABANJAR.COM, MERAUKE - Ketahanan pangan menjadi prioritas Presiden Prabowo Subianto dalam kepemimpinannya.
Wujud perhatian Presiden Prabowo terhadap sektor ini, setelah dilantik pada 20 Oktober 2024 lalu, ia melakukan kunjungan kerja meninjau langsung proyek cetak lahan 1 juta hektare (ha) di Merauke.
Sebagaimana diketahui, proyek tersebut digarap oleh konglomerat muda adal Kalimantan Selatan, H Samsudin Andi Arysad atau Haji Isam.
Presiden Prabowo Subianto tiba di Wanam, Merauke, Provinsi Papua Selatan, Minggu (3/11/2024).
[caption id="attachment_267227" align="aligncenter" width="696"]
Presiden Prabowo bercengkerama dengan warga dan anak-anak Papua saat mengunjungi lahan sawah 1 juta ha di Wanam, Merauke. (wartabanjar.com - Istimewa)[/caption]
Presiden didampingi Menteri Pertahanan Letjen TNI (Purn) Sjafrie Sjamsoeddin , Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq , Kepala BIN Letnan Jenderal TNI (Purn) Muhammad Herindra MA MSc, dan Panglima TNI, Jenderal Agus Subiyanto.
Pesawat Kepresidenan mendarat di bandaran Lanud JA Dimara Merauke.
Kemudian Presiden dan rombongan terbang menggunakan helikopter jenis karakal milik TNI AD Republik Indonesia menuju Wanam.
Di Wanam, Distik Ilwayab, Presiden langsung melakukan pengecekan projek cetak sawah.
Didampingi menteri terkait dan Haji Isam, Presiden Prabowo menyaksikan langsung ratusan alat berat bekerja melakukan cetak sawah di atas tanah yang berlumpur.
[caption id="attachment_267228" align="aligncenter" width="696"]
Presiden Prabowo Subianto tiba di Wanam menggunakan helikopter TNI. (wartabanjar.com - Istimewa)[/caption]
Presiden Prabowo juga mengecek lokasi rencana pelabuhan serta pembangunan jalan yang rencananya membentang sejauh 140 km dari distrik Ilwayab sampai distrik Muting.
Di Wanam Presiden Prabowo disambut riang warga setempat.
Prabowo menyalami dan membagikan baju kepada Masyarakat setempat.
Bahkan sesekali mencium dan menggendong anak anak Papua yang ada di lokasi proyek.
Pada kunjungan tersebut, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mengungkapkan rencana Presiden pada Projek cetak sawah 1 juta Ha tersebut.
Menurut Amran, Presiden Prabowo Subianto akan mempercepat pelakaaanan projek cetak sawah 1 juta ha.
Hal ini dikarenakan, proyek tersebut merupakan proyek strategis nasional.
“ Presiden akan mendukung seluruh fasilitas percepatan proyek. Salah satunya adalah fasilitas air bersih dan fasilitas fasilitas lainnya,” ungkap Amran.
Sementara itu, Menteri Lingkungan Hidup, Hanif Faisol Nurofiq, mengungkap reaksi Presiden Prabowo Subianto saat melihat progres cetak sawah 1 juta Ha di Wanam.
Menurut Hanif, Presiden sangat antuasias dengan proyek yang saat ini digarap olah Haji Isam.
[caption id="attachment_267232" align="aligncenter" width="696"]
Haji Isam berbincang dengan Menhan Sjafrie Sjamsoeddin. (wartabanjar.com - Istimewa)[/caption]
“Baru beberapa bulan namun sudah menunjukkan progres yang signifikan,” ungkap Hanif.
Sementara itu, menurut Asisten Operasi Projek 1 Juta Ha, Gt Denny Ramdhani, pihaknya sebagai pelaksana proyek sangat bangga mendapat kunjungan langsung dari Presiden.
“Kami sangat bangga, Presiden meninjau langsung Projek ini. Apalagi ini kunjungan pertama Presiden setelah dilantik 20 Oktober lalu. Meskipun kunjungan ini sangat mendadak, namun berkat koordinasi tim di lapangan dengan Setmilpres, Paspampres, Kepal Rumah Tangga (Karungga) Istana,dan protokol istana Alhmdulillah kunjungan Bapak RI 1 bisa terlaksana dengan baik," papar pria yang akrab disapa Haji Deden ini.
Haji Deden menambahkan, untuk mewujudkan harapan Presiden dan Haji Isam, timnya benar benar memaksimalkan semua potensi yang ada.
Untuk diketahui, sampai kunjungan Presiden hari ini Minggu 3 November 2024, untuk rintis lahan sudah 2,037 Ha.
Untuk rintis jalan sudah 19,90 Km, parit kiri kanan jalan 18,91 km, pengerasan jalan 5,25 km dan base course sudah 3,56 km.
“Ini kerja cepat. Kata Presiden, sekarang ini bukan waktunya omon omon. Waktunya aksi, aksi dan aksi. Sedikit bicara banyak kerja,” jelas Haji Deden. (tim)
Editor: Erna Djedi
Presiden Prabowo bercengkerama dengan warga dan anak-anak Papua saat mengunjungi lahan sawah 1 juta ha di Wanam, Merauke. (wartabanjar.com - Istimewa)[/caption]
Presiden didampingi Menteri Pertahanan Letjen TNI (Purn) Sjafrie Sjamsoeddin , Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq , Kepala BIN Letnan Jenderal TNI (Purn) Muhammad Herindra MA MSc, dan Panglima TNI, Jenderal Agus Subiyanto.
Pesawat Kepresidenan mendarat di bandaran Lanud JA Dimara Merauke.
Kemudian Presiden dan rombongan terbang menggunakan helikopter jenis karakal milik TNI AD Republik Indonesia menuju Wanam.
Di Wanam, Distik Ilwayab, Presiden langsung melakukan pengecekan projek cetak sawah.
Didampingi menteri terkait dan Haji Isam, Presiden Prabowo menyaksikan langsung ratusan alat berat bekerja melakukan cetak sawah di atas tanah yang berlumpur.
[caption id="attachment_267228" align="aligncenter" width="696"]
Presiden Prabowo Subianto tiba di Wanam menggunakan helikopter TNI. (wartabanjar.com - Istimewa)[/caption]
Presiden Prabowo juga mengecek lokasi rencana pelabuhan serta pembangunan jalan yang rencananya membentang sejauh 140 km dari distrik Ilwayab sampai distrik Muting.
Di Wanam Presiden Prabowo disambut riang warga setempat.
Prabowo menyalami dan membagikan baju kepada Masyarakat setempat.
Bahkan sesekali mencium dan menggendong anak anak Papua yang ada di lokasi proyek.
Pada kunjungan tersebut, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mengungkapkan rencana Presiden pada Projek cetak sawah 1 juta Ha tersebut.
Menurut Amran, Presiden Prabowo Subianto akan mempercepat pelakaaanan projek cetak sawah 1 juta ha.
Hal ini dikarenakan, proyek tersebut merupakan proyek strategis nasional.
“ Presiden akan mendukung seluruh fasilitas percepatan proyek. Salah satunya adalah fasilitas air bersih dan fasilitas fasilitas lainnya,” ungkap Amran.
Sementara itu, Menteri Lingkungan Hidup, Hanif Faisol Nurofiq, mengungkap reaksi Presiden Prabowo Subianto saat melihat progres cetak sawah 1 juta Ha di Wanam.
Menurut Hanif, Presiden sangat antuasias dengan proyek yang saat ini digarap olah Haji Isam.
[caption id="attachment_267232" align="aligncenter" width="696"]
Haji Isam berbincang dengan Menhan Sjafrie Sjamsoeddin. (wartabanjar.com - Istimewa)[/caption]
“Baru beberapa bulan namun sudah menunjukkan progres yang signifikan,” ungkap Hanif.
Sementara itu, menurut Asisten Operasi Projek 1 Juta Ha, Gt Denny Ramdhani, pihaknya sebagai pelaksana proyek sangat bangga mendapat kunjungan langsung dari Presiden.
“Kami sangat bangga, Presiden meninjau langsung Projek ini. Apalagi ini kunjungan pertama Presiden setelah dilantik 20 Oktober lalu. Meskipun kunjungan ini sangat mendadak, namun berkat koordinasi tim di lapangan dengan Setmilpres, Paspampres, Kepal Rumah Tangga (Karungga) Istana,dan protokol istana Alhmdulillah kunjungan Bapak RI 1 bisa terlaksana dengan baik," papar pria yang akrab disapa Haji Deden ini.
Haji Deden menambahkan, untuk mewujudkan harapan Presiden dan Haji Isam, timnya benar benar memaksimalkan semua potensi yang ada.
Untuk diketahui, sampai kunjungan Presiden hari ini Minggu 3 November 2024, untuk rintis lahan sudah 2,037 Ha.
Untuk rintis jalan sudah 19,90 Km, parit kiri kanan jalan 18,91 km, pengerasan jalan 5,25 km dan base course sudah 3,56 km.
“Ini kerja cepat. Kata Presiden, sekarang ini bukan waktunya omon omon. Waktunya aksi, aksi dan aksi. Sedikit bicara banyak kerja,” jelas Haji Deden. (tim)
Editor: Erna Djedi