Situasi Timur Tengah telah memanas akibat rencana pembalasan Israel atas serangan Iran, yang pada awal Oktober lalu menembakkan sekitar 200 rudal balistik. Ini merupakan serangan langsung kedua Iran terhadap Israel dalam enam bulan.
Menteri Pertahanan Israel Yoav Gallant mengatakan minggu ini bahwa musuh akan membayar harga yang mahal karena mencoba menyakiti Israel.
Baca juga:Iran Nyatakan Dukung Setiap Keputusan Lebanon Hadapi Israel
Dalam beberapa minggu terakhir, Israel juga telah mengintensifkan serangannya terhadap milisi Palestina Hamas di Gaza dan sekutunya yang didukung Iran, Hizbullah di Lebanon.
Perang tersebut dipicu setahun lalu oleh serangan Hamas pada 7 Oktober 2023 di Israel selatan.
AS diberitahu oleh Israel sebelum serangannya terhadap sasaran di Iran, kata seorang pejabat AS kepada Reuters.(pwk)
Editor: purwoko







