WARTABANJAR.COM, SURAKARTA- Dinas Komunikasi Informatika Statistik dan Persandian Kabupaten Banjar melakukan studi banding ke Kota Surakarta, Jawa Tengah mulai tanggal 22-24 Oktober 2024. Kunjungan kerja yang dilakukan DKISP Banjar ke Diskominfo Surakarta ini dilaksanakan pada tanggal (22/10/2024) siang, dipimpin langsung oleh Kepala Dinas DKISP Kabupaten Banjar, HM Aidil Basith. "Dalam kunjungan ini DKISP Kabupaten Banjar memboyong 37 awak media untuk menggali berbagai inovasi yang dimiliki Pemerintah Kota Surakarta, terutama dalam hal informasi," ujar Basith. Kepala Diskominfo SP Surakarta, Heny Ermawati menjelaskan, di Surakarta pihaknya memiliki berbagai inovasi, seperti pembuatan beberapa aplikasi untuk menunjang kemajuan daerah, serta internet gratis yang sudah berjalan. Pihaknya memiliki internet gratis bekerjasama dengan Telkom yang bisa diakses di berbagai tempat seperti taman pintar dan lain-lain. Tidak hanya itu, daerah yang pernah dipimpin Wakil Presiden RI, Gibran Rakabuming Raka ini juga memiliki aplikasi laporan masyarakat yang ditanagni langsung oleh pihaknya. "Sewaktu dipimpin Pak Gibran dalam sehari bisa mendapatkan 250 laporan, namun sekarang hanya berkisar 30-an," lanjutnya. Berbeda dengan Kabupaten Banjar, untuk kontrak advertorial dan pengiklanan kepada media tidak ditangani Diskominfo SP, melainkan protokol komunikasi dan administrasi pimpinan (Prokopim). Sub Koordinator Prokopim Setda Kota Surakarta, Anang Dwi Darwanto menjelaskan sebelumnya pihaknya membayar 80 hingga 100 media yang aktif melakukan pemberitaan, namun sekarang pasca ditinggal Gibran hanya sekitar 50 media. BACA JUGA: Ribuan Liter Pertalite Diamankan dari 2 Pelangsir BBM di Pesisir Sungai Pelambuan Pihaknya juga tidak serta merta memasukkan sebuah media untuk kontrak kerjasama, akan tetapi lebih selektif dan koordinasi dengan para jurnalis senior guna menghindari media abal-abal. “Kami tentu melakukan kurasi untuk media yang kami kontrak, dari seleksi hingga pengecekan keaktifannya. Kami juga menggaet pengelola media sosial yang memiliki pengikut banyak,” ujarnya. Pihaknya merangkul semua media sosial yang banyak diminati masyarakat, dari 30 akun dipilih 10 akun terbanyak pengikutnya untuk diajak bekerjasama. Tak lupa jumpa pers juga menjadi agenda rutin Pemkot Surakarta yakni sebanyak 2 kali pertemuan dalam sebulannya. Kegiatan diakhiri dengan saling tukar cinderamata dan foto bersama, termasuk Kabid IKP, Shawly Syahri beserta jajaran. (nurul octaviani) Editor: Yayu