“Ini sangat penting, semua stakeholder harus berkoordinasi. Untuk itu diadakan rakor pada hari ini supaya satu pemahaman dan satu solusi,” ucapnya.
Program yang akan berjalan mencakup beberapa langkah strategis seperti, identifikasi dan pendataan ATS dan APS langsung di lapangan, intervensi sosial dan ekonomi.
Pemerintah Kota Banjarbaru optimis bahwa melalui langkah-langkah yang akan aktif tersebut, angka anak putus sekolah dapat ditekan.
Seluruh anak di Banjarbaru dapat mengenyam pendidikan yang layak, sebagai bekal untuk masa depan yang lebih baik sesuai dengan slogannya Banjarbaru Kota Pendidikan.(MC BJB)
Editor Restu







