WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN - Seorang remaja diduga tenggelam di Sungai Martapura, Jumat (04/10/2024) sore. Lokasi kejadian persisnya di Jalan Panglima Bantur RT 08, Kelurahan Sungai Jingah, Kacamatan Banjarmasin Utara. Informasi dihimpun Wartabanjar.com, identitas remaja tersebut bernama David Firmansyah (18), yang merupakan warga setempat. Menurut penuturan temannya, Gigih (19), saat itu dirinya bersama teman-temannya termasuk David, baru selesai bermain bola. Untuk melepas lelah usai berolahraga itu, dirinya bersama korban dan teman-temannya bersantai di pinggir sungai. Gigih juga mengatakan jika mereka juga mandi di sungai tersebut. Dirinya sempat menanyakan korban, apakah bisa berenang yang dijawab jika korban bisa berenang. Baca juga: Begini Kedekatan Rusli Dengan Warga saat Salat Jumat di Pesisir Pulau Laut “Yang mandi itu termasuk juga si David ini. Saat itu juga sempat ditanya sama David, apakah dia bisa berenang, dan dia pun mengaku bisa berenang, jadi kami pun lanjut mandi saja di sungai itu,” lanjutnya. Tak lama setelah itu, papar Gigih, beberapa temannya berenang menyeberangi sungai. Korban juga mengajaknya ke seberang bersama yang lain. “Karena melihat banyak yang ke seberang jadi saya bersama David ikut juga berenang ke seberang,” papar Gigih. Tapi Gigih yang kelelahan usai bermain bola merasa tidak sanggup berenang hingga seberang sungai. Karena itulah dirinya memutuskan kembali. Apalagi dirinya merasa arus bawah sungai cukup kuat. Baca juga: Kepala Diskominfo Kalsel Buka Sosialisasi Keterbukaan Informasi Publik “Namun baru sampai tengah, saya merasa tidak sanggup, jadi saya kembali saja, dan ternyata David juga berniat kembali karena tidak sanggup,” sambungnya. Saat kembali itulah, Gigih mendengar korban David tiba-tiba meminta pertolongan. Lantaran kondisi fisiknya juga mengalami kelelahan, dirinya meminta bantuan temannya yang lain untuk menolong David. Bahkan rekan-rekannya yang juga sudah kelelahan sempat melempar ember ke arah korban sebagai bantuan darurat. “Saat itu mereka sempat melempar ember ke David. Namun mungkin karena sudah kecapekan berenang, tak lama setelah itu dia langsung tenggelam,” kata Gigih. Baca juga: Kampanye di Banua Lawas, H. Fani Dukung Tambahan Anggaran Pertanian Dalam kondisi kritis itulah, Gigih berusaha meminta bantuan warga sekitar. Mereka juga melaporkan kejadian tersebut ke pihak keluarga David. Selang beberapa waktu, warga dan keluarga korban pun berdatangan. Selain itu Badan SAR Nasional (Basarnas) dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Banjarmasin yang sampai ke lokasi langsung melakukan upaya pencarian. Sayangnya, upaya pencarian tersebut belum membuahkan hasil. Petugas terpaksa harus menghentikan pencarian karena kondisi air sungai yang mulai pasang dan hari mulai gelap. (Iqnatius) Baca juga: Kampanye di Banua Lawas, H. Fani Dukung Tambahan Anggaran Pertanian Editor: Sidik Purwoko