Seorang Pria Ditemukan Meninggal Dunia di Bedakan Pink Indrasari Martapura

“Awalnya mandor dari tempat almarhum bekerja datang ke kos, alasannya karena almarhum sudah beberapa hari tidak bekerja,” ungkapnya.

Sang mandor kemudian mengajak ketua RT 4, Abdul Muin untuk mengecek ke bedakan pink bersama Babhinsa, Bhabinkamtibmas dan kepala desa Indrasari.

“Kita ketok tapi tidak ada jawaban, lalu kita buka pintunya dan tercium aroma busuk,” lanjutnya.

Mereka pun masuk ke dalam dan melihat jasad Imam Yuwono dalam keadaan sudah membusuk di depan kamar mandi hanya mengenakan celana pendek.

Bripka Ahmad Fauzi langsung menghubungi pihak Polsek Martapura dan Inafis Polres Banjar dan memberitahukan temuannya itu.

Saat ini, jasad Imam Yuwono sudah dievakuasi oleh petugas gabungan dan dibawa ke rumah sakit Ratu Zalecha untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. (nurul octaviani)