“Pejabat pertahanan menyadari bahwa mereka dapat menggunakan bantuan para pencari suaka dan memanfaatkan keinginan mereka untuk memperoleh status permanen di Israel sebagai insentif,” demikian laporan eksklusif harian Israel Haaretz.
“Lembaga pertahanan Israel menawarkan para pencari suaka Afrika yang berkontribusi pada upaya perang di Gaza – mempertaruhkan nyawa mereka – bantuan untuk memperoleh status permanen di Israel,” tambah laporan tersebut.
Menurut harian tersebut, sekitar 30.000 pencari suaka Afrika, yang sebagian besar adalah pemuda, tinggal di Israel, dengan sekitar 3.500 warga Sudan menikmati status sementara sementara aplikasi suaka mereka masih tertunda. (berbagai sumber)
Editor: Erna Djedi






