Massa yang bertindak anarkis itu ternyata merupakan bagian dari Simulasi Sispamkota yang diselenggarakan oleh Polres Banjar dalam rangka Operasi Mantap Praja Intan 2024 untuk kesiapan pengamanan Pilkada 2024 Kabupaten Banjar.
“Simulasi ini merupakan bentuk kesiapan kami untuk menghadapi Pilkada 2024, namun apa yang kita simulasikan ini saya harap tidak terjadi di Kabupaten Banjar,” ujar Wakapolres Banjar, Kompol Faisal Amri Nasution.
Dalam simulasi ini, Polres Banjar menurunkan 320 personel dan 1 pleton dari Kodim 1006/Banjar.
Mereka juga berkolaborasi dengan Dinas Perhubungan dan Satpol PP Kabupaten Banjar.
Sejauh ini, Wakapolres Banjar mengatakan, sesuai mapping yang dibuat, daerah di Kabupaten Banjar merupakan kawasan aman, namun pengamanan di beberapa tempat sudah mulai dilakukan.
“Kami sudah mulai mengamankan kantor KPU, Bawaslu, Gudang Logistik hingga patroli ke Sekretariat Parpol dan kediaman Paslon,” ujarnya.
Ia juga berpesan kepada masyarakat untuk berpesta demokrasi dengan damai dan menjaga Kamtibmas di momen Pilkada 2024 ini. (nurul octaviani)
Editor: Yayu













