Bahkan setiap kali naik selalu membawa air bersih 5 jerigen dari Martapura.
“Untuk meringankan beban kami bekerjasama dengan puskesmas membeli selang sepanjang 200 meter dan dikerjakan secara gotong royong pula dari sore hingga malam hari dan sampai detik ini air masih belum bisa naik,” ujar Farid, Rabu (28/8/2024).
Kapus drg. Muhainah dan Dokter Ridhani Puskesmas Paramasan yang juga turun hadir menyampaikan selama sebulan ini untuk mandi dan sebagainya kami harus mengangkut air pakai jerigen juga setiap hari.
“Tentunya hal ini sangat menghambat pekerjaan kami,” ungkapnya. (MC Banjar).
Editor Restu







