“Melalui PAD dari sektor retribusi parkir, memang ditargetkan 2024 ini Rp 5,5 miliar. Mudah-mudahan ini bisa tercapai dan dapat meningkat,” sebutnya.
Sementara itu, Direktur Utama Bank Kalsel Fachrudin mengatakan, penyerahan seragam dan kartu yang akan ditempatkan masing-masing Jukir.
Nantinya para pengguna jasa parkir bisa melakukan transaksi non tunai. Ia berharap, QRIS Bank Kalsel ini bisa meluas di seluruh titik parkir di Banjarmasin.
“Telah saatnya memberikan layanan yang lebih memudahkan dan akuntabilitas bisa dipertanggungjawabkan,” terangnya.
Fachrudin menyatakan, rencananya secara keseluruhan Bank Kalsel akan kerjasamakan dengan Jukir yang resmi.
“Sementara ini kita masih Co-branding dengan Bank Himbara, sudah ada tapi tidak QRIS. Tapi ada juga sudah digunakan di Parkir Duta Mall dan Bandara. Jadi beberapa sudah bisa digunakan sebagai kartu tol tapi masih Co-Branding dengan Bank Himbara,” tukasnya. (rilis)
Editor Restu







