Baca juga: Cacar Monyet Paksa Pemerintah Cina Perketat Perbatasan
Sayangnya, usia WR Supratman tidak panjang hingga meninggal di usia 35 tahun. Ia dimakamkan di Kota Surabaya. Meski demikian, karyanya selalu dilantunkan anak bangsa ini, terlebih pada peringatan HUT Kemerdekaan RI.
“Memang usianya tidak panjang, beliau hanya hidup sekitar 35 tahun, karena lahir di tahun 1903. Kemudian meninggal 1938, tepat di tanggal 17 Agustus, tapi ini orang luar biasa hebat,” kata Untung.
Menurutnya, yang menarik dari WR Supratman adalah ia lahir dan sempat dibesarkan dalam keluarga sipil murni.
“Ayah dan ibunya sipil ketika dia lahir dan kemudian dibesarkan atau sempai dididik di keluarga militer atau KNIL,” ucapnya.
Baca juga: Cacar Monyet Paksa Pemerintah Cina Perketat Perbatasan
Namun, lanjutnya, ketika dia dibesarkan di keluarga militer tapi justru spirit atau jiwa, patriotisme itu malah tumbuh. Alih-alih dia membela korps atau satuan dari orang tuanya di Belanda, tetapi dia justru berpihak kepada leluhurnya yaitu Bumi Nusantara atau yang kita kenal sekarang sebagai NKRI.
“Jadi ini tantangan buat kita, para pendahulu kita di usia yang seperti itu sudah sangat patriotik ya, punya pikiran-pikiran visioner. Sangat tidak patut lah atau tidak layak kalau generasi muda sekarang ini terlalu jauh jaraknya,” ujar Untung. (Sidik Purwoko)
Editor: Sidik Purwoko







