Bandara itu juga pernah menjadi pintu gerbang penerbangan utama ke Malaysia hingga tahun 1998, ketika pemerintah mengalihkan operasi penerbangan internasional ke Bandara Internasional Kuala Lumpur (KLIA) yang baru dibangun.
Empat tahun kemudian, seluruh penerbangan domestik yang dioperasikan dengan jet oleh maskapai nasional Malaysia Airlines dan pesaingnya yang berbiaya rendah AirAsia juga dipindahkan ke KLIA.
Baca juga:Parlemen Indonesia dan Malaysia Prakarsai Forum Parlemen Asia Tenggara untuk Kemerdekaan Palestina
Saat itu pemindahan ditujukan untuk meningkatkan lalu lintas penumpang udara dan meningkatkan jumlah penumpang di KLIA Ekspres, jalur kereta cepat yang menghubungkan ibu kota ke KLIA.(pwk)
Editor: purwoko







