Malaysia Kembali Lanjutkan Naturalisasi Meski Dilanda Skandal Pemalsuan Dokumen pada 2025
WARTABANJAR.COM, JAKARTA — Meski sempat terseret skandal besar pada 2025 lalu terkait proses naturalisasi pemain untuk Timnas Malaysia, Federasi Sepak Bola Malaysia (Football Association of Malaysia atau FAM) tak bergeming untuk kembali melakukan naturalisasi pemain asing.
Kasus yang sempat mengguncang sepak bola Asia Tenggara itu berawal setelah FIFA menjatuhkan sanksi kepada FAM karena terbukti ada tujuh pemain naturalisasi yang dinilai menggunakan dokumen tidak otentik untuk memenuhi syarat menjadi bagian dari Timnas Malaysia. Akibatnya, selain hukuman larangan bermain selama satu tahun bagi ketujuh pemain tersebut, FAM juga mendapat denda dari FIFA dan pengurangan poin di peringkat dunia.
Namun, menjelang lanjutan Kualifikasi Piala Asia 2027 yang digelar Maret mendatang, Malaysia justru kembali membuka peluang naturalisasi. Berdasarkan laporan media asing VNExpress, terdapat empat pemain yang saat ini sedang dalam proses naturalisasi untuk mengenakan seragam Timnas Malaysia.
Empat pemain itu terdiri dari
• Striker asal Brasil Bergson da Silva,
• Gelandang Argentina Manuel Hidalgo,
• Gelandang Spanyol Nacho Mendez,
• serta bek asal Australia Giancarlo Gallifuoco yang kini memperkuat klub Kuala Lumpur City.
Keempat pemain disebut telah tinggal dan bermain di liga Malaysia lebih dari lima tahun waktu yang memenuhi syarat untuk dapat dicalonkan menjadi warga negara Malaysia menurut aturan naturalisasi setempat.
Meski begitu, jika FIFA nantinya menilai ada pelanggaran pada partisipasi pemain yang terkait skandal tahun lalu, hasil pertandingan yang melibatkan ketujuh pemain naturalisasi bermasalah bisa berujung dibatalkan dengan skor WO 0-3. Hal ini berpotensi signifikan mempengaruhi posisi Malaysia di klasemen Grup F Kualifikasi Piala Asia 2027, yang saat ini mereka pimpin.