Ia mengatakan terdapat peluang korban judi online masuk ke dalam data terpadu kesejahteraan sosial (DTKS) agar menerima bansos.
Namun, wacana tersebut menarik kontroversi. Muhadjir pun mengklarifikasi bahwa sasaran penerima bansos bukan pelaku judi tetapi keluarganya.
Sementara itu, Presiden Joko Widodo mengatakan pada 19 Juni 2024 pemerintah tidak memiliki rencana memberikan bansos untuk pelaku maupun keluarga pelaku judi online.(kominfo)
Editor Restu







