Shor menambahkan, ketidakstabilan geopolitik dan permintaan bank sentral juga menciptakan prospek positif jangka menengah hingga panjang untuk emas.
Pasar memprediksi kemungkinan 98% pemangkasan suku bunga The Fed pada September, menurut CME FedWatch Tool.
Daya tarik emas yang tidak memberikan hasil cenderung bersinar dalam lingkungan suku bunga rendah.
Menurut Dewan Emas Dunia, dana yang diperdagangkan di bursa yang didukung emas secara fisik mencatatkan arus masuk selama dua bulan berturut-turut pada Juni.
Sedangkan harga logam mulia lainnya, yaitu perak spot turun 1,4% menjadi US$ 29,8 per ons, platinum anjlok 2,3% menjadi US$ 971,88, dan paladium jatuh 2,5% menjadi US$ 928. (berbagai sumber)
Editor: Erna Djedi







