Terkait dengan dimulainya pemakaian nama Nanang Galuh, Ahli Sejarah, Mansyur mengatakan dapat ditelusuri dalam Hikayat Banjar tahun 1663.
“Dalam hikayat itu dituliskan terdapat penamaan Nanang sebagai bagian keluarga bangsawan,” kata Mansyur.
Baca juga: Ratusan Pulau di Indonesia Dijual, BRIN Ingatkan ini
Pada sejarah Banjar, awal mula orang yang bergelar Nanang adalah Nanang Sarang, tokoh etnis Biaju yang menikah dengan Gusti Nurasat, adik Sultan Musta’in Billah. Sultan Banjar keempat yang memerintah antara tahun 1595-1642.
“Namun, jika menilik tulisan Andin Ansyarullah tentang penelusuran jejak nama Andin dan Rama. Ia mengemukakan sejarah dari nama Rama-Andin dan Anang-Aluh merupakan sebuah sejarah perjalanan sebagian masyarakat Banjar,” tuturnya.
Dua kelompok ini berperan kuat dalam masyarakat Banjar, dari awal kesultanan terbentuk hingga saat ini.
Meski begitu ujar Mansyur, penggunaan Anang-Aluh maupun Andin-Rama tak sepopuler gelar bangsawan Banjar lain. (Alfi)
Baca juga: 135 Produk Indikasi Geografis Indonesia Diperkenalkan di Jenewa Swiss
Editor: Sidik Purwoko







