Karena JP berdomisili di Sampit, Cak Sam kemudian melakukan mediasi secara virtual dan memberikan pembinaan kepada JP agar tidak memfitnah atau menyebarkan hoaks yang dapat merugikan orang lain.
JP kemudian meminta maaf kepada AS dan berjanji tidak akan mengulangi lagi perbuatannya serta membuat klarifikasi bahwa AS bukanlah tukang santet.
Kini JP pun dalam pembinaan Ketua Tim Virtual Police Polda Kalteng, Cak Sam.(atoe)
Editor Restu







