Presiden Jokowi Tandatangani Keppres Pemberhentian Hasyim

    WARTABANJAR.COM, JAKARTA – Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah menandatangani Keputusan Presiden (Keppres) tentang pemberhentian dengan tidak hormat Hasyim Asy’ari sebagai Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI. Keppres tersebut bernomor 73P tertanggal 9 Juli 2024.

    Demikian disampaikan Koordinator Staf Khusus Presiden Ari Dwipayana melalui pesan singkat kepada wartawan di Jakarta, Rabu (10/07/2024). Menurutnya, Keppres tersebut sebagai tindaklanjut Keputusan Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) RI.

    “Presiden telah menandatangani Keppres Nomor 73P tanggal 9 Juli 2024, tentang pemberhentian dengan tidak hormat saudara Hasyim Asy’ari sebagai Anggota KPU masa jabatan tahun 2022-2027,” ujar Ari Dwipayana seperti dikutip Wartabanjar.com.

    Dia mengatakan penandatanganan dan penerbitan Keppres itu menindaklanjuti Putusan Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) RI dan sesuai dengan Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum.

    Baca juga: OJK Disentil Karena Buruknya Tata Kelola Sistem Keuangan Digital

    Sebelumnya pada Rabu (3/7) DKPP RI dalam putusannya memberikan sanksi pemberhentian tetap Hasyim Asy’ari dari posisi Ketua merangkap anggota KPU RI, karena kasus dugaan asusila.

    Melalui putusannya DKPP RI meminta Presiden untuk mengganti Hasyim dalam kurun waktu 7 hari sejak putusan dibacakan.

    Seperti diketahui, Hasyim dilaporkan Panitia Pemilu Luar Negeri (PPLN) Den Haag Belanda berinisial CAT. Dirinya mengaku ditiduri Hasyim dengan menjanjikan akan dinikahi.

    Tindak asusila tersebut dilakukan di sebuah hotel termpat Hasyim menginap di Den Haag, pada Oktober 2023. Ketika itu Hasyim berada di Ibu Kota Belanda terkait kegiatan pemilu

    Baca Juga :   KPK Umumkan Empat Tersangka Kasus Pemkot Semarang, Termasuk Hevearita Gunaryanti?

    Baca Lebih Lengkapnya Instal dari Playstore WartaBanjar.com

    BERITA LAINNYA

    TERBARU HARI INI