WARTABANJAR.COM, GAZA- Hari ini, Minggu (7/7/2024), tepat 9 bulan penyerangan Israel ke Jalur Gaza.
Militer Israel terus membombardir semua penjuru Gaza bahkan kamp pengungsi warga Palestina tanpa henti tiap hari.
Konflik kembali pecah pada 7 Oktober 2023 setelah serangan Hamas ke Tel Aviv, menewaskan sekitar 1.200 warga Israel.
Serangan ini langsung dibalas oleh Israel, menghujani Gaza dengan ribuan rudal dan bom hingga hari.
“Sampai Sabtu, 6 Juli 2024, tercatat 38.098 warga Palestina tewas di Gaza akibat serangan Israel,” kata Kementerian Kesehatan Gaza seperti diberitakan oleh Anadolu.
Dalam 24 jam terakhir, Israel juga menewaskan 29 orang dan melukai 100 orang lainnya di berbagai wilayah di Gaza.
Kemenkes Gaza menyebut masih banyak orang terjebak di bawah reruntuhan dan di jalan karena tim penyelamat tidak bisa menjangkau mereka.
Hamas Dikabarkan Sepakati Proposal Gencatan Senjata AS
Hamas dilaporkan telah memberikan persetujuan awal terhadap proposal yang diusulkan Amerika Serikat (AS) untuk gencatan senjata dengan Israel di Jalur Gaza.
“Perundingan masih berlangsung dan kesepakatan awal adalah gencatan senjata enam pekan yang penuh dan menyeluruh yang akan mencakup sejumlah pembebasan sandera termasuk perempuan, orang lansia, dan yang terluka, dengan imbalan pembebasan ratusan tahanan Palestina,” kata seorang pejabat Hamas.
Selain itu, pasukan Israel juga akan menarik diri dari daerah Gaza selama 42 hari dan mengizinkan para pengungsi Gaza kembali ke rumah mereka, terutama di utara.







