Temuan Bayi Masih Hidup di Tumpukan Sampah Komplek Mutiara Telaga Biru, Begini Kesaksian Warga
Ukuran Huruf:
WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN - Warga Komplek Mutiara Rt 22, Kelurahan Telaga Biru, Kecamatan Banjarmasin Barat, digegerkan dengan temuan bayi, sekira pukul 06.50 Wita, Minggu (30/6).
Bayi tersebut ditemukan berada di atas tumpukan sampah di belakang rumah warga, dalam kondisi tanpa busana atau telanjang.
Warga setempat, Muhammad Alfian mengatakan, dirinya mengetahui temuan tersebut dari tetangganya yang pertama kali menemukannya.
“Jadi tadi itu tetangga saya yang pertama kali melihat, lalu memanggil warga, dan kami pun juga keluar untuk mencari tahu kebenarannya,” ujar Alfian, di lokasi.
“Saat dicek ternyata memang benar ada bayi yang berada di atas sampah, dan badannya terendam air setengahnya,” lanjutnya.
Baca juga: Diduga Maling Parfum di Alfamart Cempaka Raya Diamankan Karyawan dan Warga
Alfian memamparkan, sebelumnya sekitar pukul 04.30 Wita, saat menantunya buang air kecil sempat ada mendengar isak tangis bayi, namun tidak dia hiraukan.
“Saat itu dia (menantu Alfian) sempat mendengar suara tangisan bayi namun tidak terlalu keras, dan juga dia mengira mungkin itu anak tetangga sekitar yang baru melahirkan,” papar Alfian.
“Kemudian sampai dengan pagi harinya, ada tetangga yang menemukannya, barulah diketahui kalau itu bayi yang dibuang kesitu,” lanjutnya.
Melihat hal tersebut, lantas Alfian bersama warga pun langsung mencoba mengevakuasi bayi tersebut.
“Pas tahu langsung kita evakuasi ke RS TPT saja, karena kasih kondisinya sudah lama terendam air diantara tumpukan sampah itu,” kata Alfian.
“Kalau umurnya saya juga belum mengetahui secara pasti, namun kalau dilihat-lihat itu baru saja di lahirkan, karena melihat dari tali pusarnya yang baru dipotong dan masih mengeluarkan darah,” sambungnya.
Untuk saat ini bayi tersebut sudah berada di RS TPT untuk menjalani perawatan lebih lanjut oleh pihak medis.
“Untungnya bayinya cukup kuat bertahan tadi itu makanya masih hidup, setelah ditimbang tadi beratnya kurang lebih 3,7 Kg,” pungkasnya. (Iqnatius)
Editor: Erna Djedi