KPU DKI Gelar TOT Bagi PPK dan PPS Se-Jakarta
Ukuran Huruf:
WARTABANJAR.COM, JAKARTA - Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI Jakarta menggelar kegiatan Training of Trainers bagi Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) atau Panitia Pemungutan Suara (PPS) dalam rangka persiapan pencocokkan dan penelitian daftar pemilih. Dalam TOT ini para peserta diajarkan sekaligus mempraktekkan tentang penggunaan aplikasi Sistem Informasi Data Pemilih (Sidalih) dan Elektronik Pencocokan dan Penelitian (e-Coklit).
Pelaksanaan TOT tersebut agar petugas memahami cara menggunakannya untuk meminimalisir kekeliruan data dalam pemutakhiran data pemilih. Diharapkan dengan ToT ini, PPK dan PPS dapat melalukan Bimbingan teknis (bimtek) kepada Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (Pantarlih) dengan baik.
Dalam sambutannya, Ketua KPU Provinsi DKI Jakarta Wahyu Dinata menyampaikan bahwa data pemilih merupakan salah satu indikator kesuksesan Pilkada, sehingga diharapkan PPK/PPS dapat menyampaikan bimtek kepada pantarlih dengan sebaik mungkin, agar pelaksanaan coklit dapat berjalan dengan lancar.
Baca juga: Simak Horoskop Cinta Aquarius dan Pisces Hari Ini: Ada Janji yang Tak Terlupakan
Sementara itu, Ketua Divisi Data dan Informasi KPU Provinsi DKI Jakarta Fahmi Zikrillah menjelaskan bahwa kualitas data pemilih sangat ditentukan dari proses coklit yang dilakukan pantarlih mulai tanggal 24 Juni hingga 24 Juli mendatang.
"Coklit merupakan pintu pertama untuk menyisir data pemilih, dan memastikan semua warga DKI Jakarta yang sudah memenuhi syarat dapat didata dalam daftar pemilih", ungkap Fahmi seperti dikutip Wartabanjar.com.
Oleh karena itu, Fahmi berharap dalam melakukan coklit data pemilih nanti, pantarlih dapat bekerja dengan sungguh-sungguh agar dapat menghasilkan data pemilih yang akurat, komprehensif dan mutakhir.
Baca juga: Polisi Kembali Amankan Kru Band Virgoun
Kesempatan yang sama, Ketua Divisi Hukum KPU Provinsi DKI Jakarta Irwan Supriadi Rambe berharap materi kegiatan ini dapat diterima dengan baik sehingga PPK/PPS juga dapat disampaikan dengan maksimal oleh pantarlih.
Sementara, Ketua Divisi Perencanaan dan Logistik KPU Provinsi DKI Jakarta Nelvia Gustina mengatakan bahwa salah satu dampak dari pemutakhiran data pemilih adalah menjadi dasar dalam menetapkan kebutuhan logistik nanti.
Ketua Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih dan Sosialisasi Masyarakat KPU Provinsi DKI Jakarta Astri Megatari mengingatkan bahwa selain melakukan coklit pantarlih juga merupakan agen-agen sosialiasi pilkada DKI Jakarta. Sehingga diharapkan pantarlih dapat menyampaikan informasi bahwa pilkada akan digelar pada tanggal 27 November 2024.
Baca juga: Scorpio Butuh Kesabaran! Cek Keberuntungan Zodiak Cinta Hari Ini 25 Juni 2024
Sekretaris KPU Provinsi DKI Jakarta Dirja Abdul Khadir menegaskan bahwa saat ini KPU Provinsi DKI Jakarta telah mendistribusikan logistik atribut pantarlih ke seluruh satker KPU Kabupaten/Kota se-DKI Jakarta, oleh karena itu seluruh petugas pantarlih wajib menggunakan atribut pantarlih secara lengkap pada saat melakukan coklit di lapangan. (Sidik Purwoko)
Editor: Sidik Purwoko