Peneliti Temukan Ikatan DNA Suku Dayak Dengan Indian Amerika, Benarkah?

Terutama, rangkaian yang tampak seperti Polinesia dalam DNA Botocudo muncul terlalu baru—tidak ada mutasi yang diperkirakan akan terakumulasi seiring berjalannya waktu jika rangkaian tersebut diperkenalkan sebelum masyarakat Amerika. Mutasi semacam itu tidak terlihat pada bagian DNA yang diteliti oleh para peneliti, meskipun mereka tidak menutup kemungkinan mutasi tersebut ada pada DNA yang belum mereka analisis.

Skenario pra-Columbus lainnya yang mungkin terjadi adalah kontak langsung yang lebih baru antara orang Polinesia dan Amerika Selatan sebelumnya. orang-orang Eropa tiba. Misalnya, tulang ayam Polinesia telah ditemukan di Chili, dan tanda-tanda ubi jalar dan labu botol pra-Columbus, keduanya merupakan ciri khas Amerika Selatan, telah ditemukan di Pulau Paskah.

Baca juga: Bertemu Presiden Majelis Umum PBB, Menlu Suarakan Dukungan Untuk Palestina

Namun, terlepas dari temuan tersebut, Pena dan rekan-rekannya menganggap gagasan bahwa keturunan Polinesia melintasi Andes dan berakhir di Brasil tidak mungkin diterima secara serius.

“Kami akan memperingatkan masyarakat awam agar tidak menggunakan data kami untuk mengambil kesimpulan bahwa trans -Migrasi di Pasifik terjadi dari Polinesia ke Amerika,” kata Pena.

Dua penjelasan potensial lainnya berakar setelah kedatangan orang Eropa. Salah satunya melibatkan “perdagangan burung hitam” yang menculik atau menipu orang untuk bekerja sebagai buruh pada tahun 1860-an yang membawa sekitar 2.000 orang Polinesia ke Peru.

Baca juga: Jasad Wanita Yang Ditemukan Meninggal di Rumah, Begini Kesaksian Warga Sekitar

Namun, sejauh yang diketahui para peneliti, tidak ada bukti bahwa budak Peru ini diangkut ke Brasil. Selain itu, antara tahun 1817 dan 1843, perdagangan budak Afrika membawa sekitar 120.000 budak dari wilayah Madagaskar ke Brasil untuk bekerja di dekat negara tersebut. Daerah Botocudo.

Di wilayah ini, penduduk asli Amerika direkrut untuk bekerja berdampingan dengan budak Afrika di perkebunan dan mungkin melakukan perkawinan silang. Budak perempuan dari Madagaskar mungkin juga telah diculik oleh Botocudos atau melarikan diri dan mencari perlindungan di antara mereka.

Baca juga: Kim Woo Bin Bakal Jadi Jin Siap Kabulkan Permintaan Suzy di Drakor All the Love You Wish For

Faktanya, penculikan seorang wanita oleh Botocudos adalah tema sentral dari opera Brasil tahun 1870, “Il Guarany.” mungkin masih muncul, “kata Pena.

Lantas, bagaimana menurut pembaca jika membandingkan bentuk fisik dan tradisi budaya suku Dayak dan suku Indian? Mana yang lebih dahulu muncul, suku Dayak atau suku Indian? (Sidik Purwoko, berbagai sumber)

Editor: Sidik Purwoko