WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN- Kebutuhan bahan bakar pesawat terbang atau avtur untuk pemberangkatan jemaah haji Indonesia tahun 2024 ini diproyeksi bakal naik sekitar 26 persen jika dibandingkan dengan 2023 lalu.
Area Manager Communication, Relations & CSR Patra Niaga Regional Kalimantan, Arya Yusa Dwicandra, dalam keterangan persnya, Kamis (16/5/2024) mengatakan hal itu.
Pihak memperkirakan akan ada kebutuhan avtur sebesar 1.679 Kiloliter (KL) selama masa penerbangan haji 2024 ini yang dibagi dalam dua fase yaitu keberangkatan mulai 12 Mei 2024 dan kepulangan yang diperkirakan hingga tanggal 19 Juli nanti di Kalimantan Selatan.
Angka kebutuhan itu naik 26 persen jika dibandingkan tahun lalu, yaitu di 2024 ini diperlukan 1.679 KL avtur, sementara tahun 2023 lalu hanya 1.337 KL.
Ia menambahkan, penyaluran Avtur tersebut ditujukan ke maskapai Garuda Indonesia yang akan menerbangkan sebanyak 5.759 jamaah haji dalam 19 kloter dari Bandara Syamsudin Noor di Banjarmasin, Kalimantan Selatan.







