Dua Motor Matik Tabrakan di Tabalong, 3 Orang Jadi Korban
Ukuran Huruf:
WARTABANJAR.COM, TANJUNG-Dua kendaraan roda dua bertabrakan menyebabkan para pengendaranya mengalami luka.
Peristiwa itu terjadi di Jalan A.Yani Km. 258 Tanjung Kaltim, Desa Palapi RT.1, Kecamatan Muara Uya, Kabupaten Tabalong, Kalsel, Rabu (1/5/2024) malam.
Satuan Lalu Lintas Polres Tabalong yang dipimpin oleh Kasat Lantas AKP Andi Tri Hidayat, S.AP., S.H., M.M., kemudian melakukan pengamanan dan olah tempat kejadian perkara kecelakaan lalu lintas tersebut.
Kapolres Tabalong AKBP Anib Bastian, S.I.K., M.H., melalui PS. Kasi Humas IPTU Joko Sutrisno menjelaskan kejadian tersebut.
Kecelakaan itu, katanya, melibatkan 2 buah skuter metik warna hitam dan biru yang saling bertabrakan sehingga mengakibatkan kedua skuter rusak berat.
“Kejadian kecelakaan lalu lintas yang terjadi pada Rabu malam sekitar pukul 19.30 Wita tersebut berawal saat sebuah skuter metik warna hitam yang dikendarai oleh Indra saputra (25) berboncengan dengan Nopi Yansah ( 27). Keduanya adalah warga Desa Lumbang, Kecamatan Muara Uya," ujarnya lagi.
Mereka dari arah Kaltim menuju Tanjung sedangkan skuter metik warna biru yang dikendarai oleh Suhaimi, Warga Desa Kupang Nunding, Kecamatan Muara Uya berjalan dari arah berlawanan,” ungkapnya lagi.
Tiba di tempat kejadian kecelakaan lalu lintas tersebut, skuter metik warna hitam yang dikendarai oleh Indra Saputra dan Nopiyansah mendahului mobil di depannya.
Pada saat bersamaan, datang skuter metik warna biru yang dikendarai Suhaimi, karena jarak yang sudah sangat dekat sehingga kedua pengendara tersebut tidak bisa saling menghindar lagi.
Akibat dari kecelakaan tersebut Indra Saputra mengalami luka lecet di bagian tangan sebelah kanan dan luka lecet di bagian kaki sebelah kiri dan luka robek di bagian kaki sebelah kanan dan meninggal dunia di Puskesmas Muara Uya, Nopi Yansah mengalami luka ringan pada kaki sebelah kanan dan luka robek pada kepala sebelah kiri, sedangkan Suhaimi mengalami luka ringan pada bagian pipi sebelah kanan dan memar pada bahu sebelah kanan.
Kerugian material dialami para korban ditaksir sekitar Rp10 juta.
“Berdasarkan hasil pengamatan petugas di lapangan terkait kondisi jalan dan lingkungan yaitu Jalan Arteri / nasional beraspal Hotmix, cuaca cerah, aspal kering , terdapat marka jalan kuning utuh dan sekitar TKP ada pemukiman penduduk” pungkas Joko, dikutip dari laman Polres Tabalong, Jumat (3/5/2024). (berbagai sumber)
Editor: Yayu