Kemudian, MAA ini baru kembali pada Minggu (21/4) kemarin untuk memberitahukan, kalau dirinya ingin melanjutkan pekerjaan renovasi tersebut.
“Saat hujan deras tadi malam, saksi juga sempat menemui MAA, untuk meminta agar menutupi bangunan yang terbuka tidak kebasahan,” tutur Partogi.
Kemudian, lanjut dia, saksi pun dibuat kaget pada keesokan harinya, karena mendapati MAA sudah dalam keadaan tergantung di tangga garasi rumahnya.
Melihat itu, Junaidi pun langsung melaporkan hal tersebut ke Ketua Rt setempat, dan juga pihak kepolisian.
Selang beberapa waktu, pihak kepolisian pun datang ke lokasi tersebut, lalu melakukan olah TKP.
Selanjutnya, jasad pria tersebut pun dievakuasi ke Ruang Instalasi Pemulasaran Jenazah RSUD Ulin Banjarmasin, guna menjalani visum.
“Dari keterangan keluarga korban yaitu pamannya, MAA ini sempat berkeluh-kesah kepada pamannya, kalau MAA ini ditinggalkan oleh temannya yang mengajak MAA untuk bekerja di tempat yang baru di luar Kalsel,” ucap Kanit.
“Namun hal ini juga belum bisa dipastikan menjadi penyebab terjadinya kejadian tersebut,” pungkasnya. (iqnatius aprianus)
Editor: Erna Djedi







