Lebaran Tahun Ini Jadi Hari Memilukan Bagi Warga Gaza

WARTABANJAR.COM, GAZA – Warga Gaza Palestina pada Idul Fitri 2024, Rabu (10/4/2024) kali ini sangat memilukan. Idul Fitri yang merupakan momen paling menggembirakan bagi umat Islam di seluruh dunia termasuk Palestina, justru menjadi hari berkabung bagi warga Gaza.

Pasalnya, sudah enam bulan ini Israel melancarkan serangan ke rumah-rumah warga hingga hancur. Tak sedikit korban jiwa, dan yang terluka harus dilarikan di rumah sakit. Serangan zionis juga menyebabkan sebagian besar warga juga terpaksa hidup dalam pengungsian di Rafah.

Hingga lebaran kali ini, jumlah korban tewas akibat serangan Israel di Jalur Gaza telah mencapai 33.482 dari total 76.049 warga di sana. Berdasarkan data kementerian kesehatan wilayah Palestina, jumlah korban bertambah setelah 122 orang tewas dalam 24 jam terakhir.

“Tak ada yang perlu dipersiapkan, tidak ada pakaian (baru yang biasa dipakai saat lebaran), tidak ada kegembiraan. Orang-orang berkata, tidak ada perayaan Iedul Fitri. Bagaimana kita merayakan Eid, Kami di sini di rumah sakit, tidak ada dekorasi rumah, tidak ada mainan, tidak ada baju (baru), tidak ada apapun” kata anak-anak Palestina dalam sebuah tayangan video yang dibagikan jurnalis Dua’a Tuaima.

Baca juga: Gibran Sambangi Open House Prabowo Subianto Bareng Istri, Jan Ethes dan La Lembah Manah

Sebelumnya, anak-anak Gaza masih bisa merayakan lebaran dengan gembira di rumah mereka. Sekarang banyak anak-anak yatim yang keluarganya terbunuh, sebagian terluka.

“Bagaimana mereka merayakan Ied bersama orang-orang tercinta yang sudah meninggal? Atau anak-anak yang kehilangan kakinya, bagaimana mereka bisa bergerak? Bagaimana mereka merayakan Ied. Ini sangat menyedihkan, bagaimana mereka bisa merayakan Ied?” papar Dua’a.

Dilansir Wartabanjar.com dari Al-Jazeera, banyak warga Gaza yang kehilangan anggota keluarganya. Hal ini begitu tampak karena ada 33.000 lebih korban jiwa akibat konflik ini.