“Dalam satu atau dua tahun ke depan, fasilitas ini akan memiliki total delapan lapangan, dilengkapi dengan fasilitas terbaik yang dirancang untuk mendukung sepak bola di semua level. Kolaborasi dengan FIFA telah memicu upaya pendanaan bersama, terutama dari pemerintah daerah, yang semakin meningkatkan pengembangan fasilitas pelatihan utama ini. Upaya ambisius ini menandakan langkah signifikan untuk mengembangkan keunggulan sepak bola di Indonesia, yang menjanjikan untuk meningkatkan lanskap sepak bola negara ini ke tingkat yang lebih tinggi.”
Indonesia juga telah bergabung dengan FIFA Talent Development Scheme yang bertujuan untuk membantu Asosiasi Anggota FIFA mencapai potensi penuh mereka dengan memastikan bahwa semua pemain berbakat ditemukan dan diberi kesempatan untuk berkembang.
Proyek TDS PSSI yang dimulai pada tahun 2022 ini, telah mengidentifikasi 34 Direktur Teknik Regional di seluruh negeri dan melatih mereka untuk fokus pada akar rumput, pengembangan pemain muda, identifikasi bakat, dan pengembangan pelatih. Tahun ini, fokusnya bergeser pada pelatihan para direktur teknik untuk lebih memahami lingkungan pemain berbakat dan bagaimana mengembangkan mereka secara efektif.
Mempromosikan Sepak bola pada semua level
Sepak bola akar rumput dan sepak bola wanita juga menjadi tujuan PSSI.
Hal itu karena PSSI menyadari bahwa generasi muda adalah masa depan sepak bola dan warisan Piala Dunia U-17 adalah untuk kepentingan negara.







