WARTABANJAR.COM, MARABAHAN - Memanfaatkan moment bulan suci Ramadan, Pj Bupati Barito Kuala, Mujiyat mengisi Safari Ramadan dengan bersilaturahmi kepada masyarakat. Pada hari ke-13 Ramadan, Mujiyat mengunjungi warganya di Desa Jambu Kecamatan Kuripan Barito Kuala, Minggu (24/3/2024) lalu. Di sela silaturahmi itu saat sahur dan berbuka puasa, Mujiyat memastikan kebutuhan dan hak masyarakat di desa yang dikunjunginya tersebut terpenuhi. Mulai sandang, pangan, papang, air bersih hingga kenyamanan beribadah selama bulan suci ini. Buka puasa bersama di Masjid Miftahul Jannah Desa Jambu dihadiri Sekretaris Daerah Barito Kuala, Zulkipli Yadi Noor, Kepala BNN, Para Pimpinan SKPD, Camat lingkup Kabupaten Barito Kuala, Pembakal Desa Jambu Kasransyah, dan Aparat serta tokoh Agama Desa Jambu. Nuansa kebersamaan dan kekeluargaan begitu kental dalam bukber dengan menu yang didominasi hasil laut. Dihadapan masyarakat, Mujiyat  mengajak bersama-sama meningkatkan ibadah kepada Allah SWT. Tentunya seusai perintah-Nya dan contoh dari Nabi Muhammad yang disampaikan para da’i atau para alim-ulama. Terlebih di bulan Ramadhan yang oleh Allah SWT dijanjikan pahala yang berlipat ganda. “Sekecil apapun kebaikan yang kita lakukan akan mendapat balasan yang berlipat dari Allah SWT, dan sekecil apapun kesalahan yang kita kerjakan juga akan mendapat balasan dari Allah SWT,” kata Pj. Bupati Mujiyat. Dalam Kesempatan itu dirinya menyerahkan bantuan dana pembangunan dari Pemkab sebesar Rp 25 juta, Bank Kalsel Rp 10 juta, dan PT Talenta Rp 10 juta. Usai bukber, Pj. Bupati dan rombongan menunaikan salat Magrib berjamaah, dilanjutkan salat Isya dan salat Tarawih bersama warga dilaksanakan di masjid tersebut. Baca Juga : PSK Jajakan Via Michat Diamankan Sat Pol PP Banjarbaru Sedangkan saat sahur, Mujiyat beserta rombongan menyantap hidangan yang disediakan di kediaman Kades Desa Jambu, Kasran. Dilanjutkan salat subuh berjamaah di Masjid Miftahul Jannah. Usai salat Subuh, Pria yang pernah menjabat Kalak BPBD Provinsi Kalsel ini kembali  motivasi masyarakat Desa Jambu yang selayaknya tidak perlu malu dan berkecil hati jika terbilang tinggal di pedesaan. Seperti halnya orang-orang asli Kecamatan Kuripan yang sudah telah sukses menuntut ilmu hingga menjadi dosen atau bahkan ilmuwan, kiranya harus berpikir visioner jauh luas ke depan agar nantinya generasi-generasi mendatang di Desa Jambu khususnya bakal menjadi orang-orang sukses masa mendatang. Dirinya mengajak masyarakat untuk selalu bersyukur kepada Allah SWT. Apakah itu karena hasil panen yang baik, atau bahkan hasil panen yang kurang memuaskan sekalipun dan nikmat lainnya. Namun kesyukuran yang utama menurutnya adalah melaksanakan perintah Allah SWT dan menjauhi larangannya. Dicontohkannya seperti memakmurkan masjid yang sudah dibangun dengan salat berjamaah dan tadarus Alquran, yang tidak boleh dilupakan juga adalah membayar zakat. Menutup kegiatan, Kepala Desa Kasransyah beserta panita Masjid Miftahul Jannah Desa Jambu mengadakan pengundian kupon doorprize dan Pj Mujiyat juga turut membagikan sebagian rezekinya kepada warga yang hadir dalam salat subuh berjamaah hingga foto bersama. (rls)   Editor : Hasby