Keluarga Tolak Otopsi Jenazah Korban Kecelakaan Pembangunan RS Amanah Medical Center
Ukuran Huruf:
WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN- Ahmad Fadli (40) meregang nyawa akibat tertimpa material bangunan saat bekerja membangun Rumah Sakit (RS) Amanah Medical Center di kawasan Jalan Haryono MT, Kelurahan Kertak Baru Ilir, Kecamatan Banjarmasin Tengah, Kamis (21/3/2023) siang.
Kapolsek Banjarmasin Tengah, Kompol Eka Saprianto melalui Kanit Reskrim, Iptu Hendra Agustian Ginting mengatakan, saat kejadian tersebut korban sedang mengecor semen di lantai 12.
Sementara itu, teman korban yang saat itu sedang bekerja di lantai 14 itu menurunkan ember semen, yang kemudian tiba-tiba besi yang terkait di ember tersebut putus lalu jatuh ke lantai 12.
“Ember itu jatuh dan mengenai plat bondek alumunium yang tersusun di lantai 12, lalu mengenai korban yang sedang berdiri di dekatnya,” ujar Kanit Reskrim.
Usai terkena plat alumunium itu, korban langsung terlempar ke dinding hingga terkapar di lantai.
Melihat hal tersebut, lantas teman korban langsung membawa korban ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan.
Saat sampai di rumah sakit korban dinyatakan meninggal dunia oleh pihak medis.
“Korban menggunakan helm dan juga perlengkapan K3 saat sedang bekerja itu,” ucap Ginting.
Pihak keluarga kemudian menolak jasad korban diotopsi dan menerima kejadian tersebut sebagai kecelakaan kerja. (Iqnatius)
Editor: Yayu