Selain itu, dengan adanya pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) yang baru, diharapkan bahwa akses jalan dan jembatan yang menuju IKN dapat dikembangkan melalui Dinas PUPR Kabupaten dan Kota se Kalsel.
“Dengan adanya IKN ini, pembangunan, konektivitas, dan kualitas jalan menuju IKN tentunya akan menjadi perhatian utama dari pembangunan infrastruktur,” ungkapnya.
Sementara itu, Kepala Bidang Bina Marga Azan Syariful Muaz menyampaikan tujuan kegiatan ini untuk mensosialisasikan tentang Kebijakan Katalog dalam Pengadaan Barang/Jasa Konstruksi agar peserta dapat lebih mudah dan efisiensi untuk melakukan pengadaan barang/jasa konstruksi selaku penyelenggaraan pengadaan barang jasa.
Kemudian terkait Kebijakan Penerapan Katalog Elektronik Lokal, Etalase dan Kategori Produk Katalog di Lingkup Kabupaten/Kota Provinsi Kalsel dengan harapan peserta rapat mampu memahami tentang penerapan penggunaan Katalog Elektronik di Lingkup Kabupaten/Kota Kalsel.
Diharapkan dengan adanya rapat kerja Bidang Bina Marga Provinsi Kalimantan Selatan bisa memaksimalkan pembangunan infrastruktur utamanya dalam bidang jalan dan jembatan.
“Semua pihak harus bersinergi dan bekerja sama untuk memaksimalkan pembangunan infrastuktur bagi masyarakat di Kalimantan Selatan,” tutup Azan.
Adapun narasumber yang berhadir Nuraini Koordinator Monev Layanan Teknis dan Layanan Informasi Kementrian PUPR RI, Muhammad Amri Satria, Dari Pengelolaan Barang dan Jasa, Lembaga Kebijakan Pengelolaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP), Ariadi Noor Msi Kepala Bappeda Provinsi Kalsel, Rinaningtyas Anggraini Dari Balai Pelaksanaan Jalan Nasional Wilayah Kalsel, Muhammad Hidayatullah, Kasubid Pemindahantanganan, Pemusnahan dan Penghapusan Barang Milik Daerah BPKAD Provinsi Kalsel. (MC Kalsel)
Editor Restu







