Kandang Ayam Kebakaran di Banjarbaru, Untungnya...
Ukuran Huruf:
WARTABANJAR.COM, BANJARBARU - Kebakaran menghanguskan kandang ayam di Jalan Subur Makmur RT 07 RW 04, Landasan Ulin Utara Banjarbaru pada Rabu (28/2/2024). Akibatnya, Supian (35) sang pemilik kandang tersebut menderita kerugian puluhan juta Rupiah.
Kebakaran yang menimpa kandang ayam itu kontan saja menghebohkan warga sekitar karena api yang berkobar begitu hebat. Untungnya, Supian tak terlalu merugi lantaran kandang tersebut memang sedang kosong.
Baca juga: Besok Tanggal Kabisat Langka 29 Februari 2024, Dea Imut Rayakan Ulang Tahun ke 28
Kasi Humas Polsek Liang Anggang, Aiptu Sugiatno menjelaskan, saat kebakaran kandang dalam keadaan kosong atau tidak ada ternaknya.
"Kandang dalam keadaan kosong, tidak ada ayamnya," ujar Kasi Humas Polsek Liang Anggang, Aiptu Sugiatno.
Diketahui kandang ayam itu milik seorang warga Liang Anggang. Api yang menjalar diduga karena konsleting listrik.
"Dugaan penyebab karena listrik di kandang ayam," tambahnya lagi.
Saat kebakaran terjadi, api cepat membesar, sebab tiang bangunan terbuat dari kayu galam. Sementara atap kandang terbuat dari daun rumbia. Sedangkan dinding kandang terbuat dari bambu.
Meski demikian, tidak ada korban dalam musibah tersebut. Supian menderita kerugian sebesar 50 juta rupiah dan kehilangan kandang ayam berukuran 10x50 meter.
Baca juga: Terus Genjot Kemampuan Kehumasan, Polri Gelar Sertifikasi Tingkat Pama
Musibah terbakarnya kandang ayam juga pernah dialami peternak di Jalan Mangguruh Desa Bentok Kampung Kecamatan Bati-Bati Kabupaten Tanah Laut (Tala), Minggu (9/2) lalu. Akibatnya, kandang ayam khusus petelur yang sudah dipersiapkan untuk produksi tidak dapat difungsikan, setelah api membakar satu kandang tersebut.
Hariadi, salah satu perwakilan perusahaan PT Patriot Intan Abadi membenarkan jika tiga bentuk bangunan itu terbakar dan merupakan satu kandang ayam, dan dua instalasi yang merupakan penyimpan peralatan. Kebakaran tersebut juga tidak menimbulkan korban jiwa maupun unggas pemilik kandang.
"Tidak ada ayam saat kejadian, karena kandang itu untuk persiapan produksi ayam petelur," terangnya.
Sementara Komandan Regu Dinas Satpol dan Pemadam Kebakaran (Damkar) Tala, Marulli Adi Manulang mengatakan, kobaran api dapat dipadamkan bersama-sama dengan regu Damkar milik swasta yang datang dari berbagai wilayah. Diantaranya dari Bati-Bati, Pelaihari, Liang Anggang, Kota Banjarbaru, Martapura dan Banjarmasin. (nurul octaviani)
Editor: Sidik Purwoko