Program Kartu Prakerja Dilanjutkan 2024

    WARTABANJAR.COM, JAKARTA – Program Prakerja dipastikan dilanjutkan pada 2024 ini. Program yang diluncurkan 2020 ini telah memberikan manfaat kepada 17,5 juta masyarakat di 514 kabupaten/kota seluruh Indonesia.

    Akses pelatihan secara inklusif di antaranya untuk 51 persen perempuan, 48 persen berasal dari 212 kabupaten/kota miskin ekstrem, 2 persen dari kabupaten/kota tertinggal, dan 3 persen dari penyandang disabilitas diberikan bagi penerima kartu Prakerja.

    Prakerja telah kembali pada skema normal dan berkolaborasi dengan 245 Lembaga Pelatihan untuk menyediakan tidak kurang dari 1.216 pelatihan mulai dari pelatihan tatap muka (luring) maupun webinar (daring) dalam berbagai kategori pelatihan seperti greenskills, digital termasuk Artificial Intelligence (AI), yang mendukung hilirisasi pada 2023 lalu.

    Dalam Rapat Komite Cipta Kerja yang diadakan hari ini, disebutkan bahwa Prakerja telah banyak dievaluasi dan hasilnya positif.

    Baca Juga

    Hilang 24 Jam Bocah Tenggelam di Sungai Jaranih Barabai Ditemukan Tak Bernyawa

    Program Prakerja telah terbukti efektif dalam membantu masyarakat luas untuk mendapatkan pekerjaan juga meningkatkan semangat belajar melalui digitalisasi.

    “Di tahun 2023 saja dengan skema normal, angka kepesertaan lebih tinggi 14,29 persen dari target awal, dampak mengenai peningkatan peluang kerja ini juga dikonfirmasi oleh studi Definit dari ADB dimana angkanya mencapai 95 persen,” kata Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, yang juga Ketua Komite Cipta Kerja, di Kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, Sabtu (24/2/2024).

    Baca Juga :   Hilal Terlihat! Arab Saudi Idulfitri Minggu 30 Maret

    Baca Lebih Lengkapnya Instal dari Playstore WartaBanjar.com

    BERITA LAINNYA

    TERBARU HARI INI