Kemudian, Ketua Bawaslu Banjar M Hafizh Ridha menjelaskan, maksud dan tujuan pemusnahan surat suara yang lebih dan rusak ini.
“Jika tidak dimusnahkan, nantinya akan menjadi polemik. Selain itu, maksud dan tujuan pemusnahan tersebut agar, surat suara yang digunakan pada, 14 Februari 2024 adalah legal,” pungkasnya.
Surat suara dimusnahkan oleh KPU Banjar dengan cara dimuat ke dalam tong besi dan dibakar. Pemusnahan tersebut dihadiri oleh Ketua KPU Banjar Muhammad Nor Aripin, Ketua Bawaslu Banjar M Hafidz Ridha, dan Kapolres Banjar AKBP M Ifan Hariyat. (nurul octaviani)
Editor: Erna Djedi







