“Perihal mengenai dugaan pemalsuan surat mengarah kepada pemalsuan surat. Yang berkepentingan tentunya RAB. Anak-anak masuk dua masuk nama yang membawa surat, yang mengiming-imingi om mau tanda tangan. Yang kita sayangkan om dikasih tau mau diceraikan pada 2021. Celakanya surat itu dipergunakan 2017. Kaget om,” jelas Erles Rareral.
Lebih lanjut diketahui jika surat yang ditandangani oleh Gideon Tengker tersebut rupanya dibawa ke pengadilan dan menyatakan dirinya setuju untuk bercerai karena mengira hal tersebut merupakan kesepakatan pembagian aset.
Selain itu, menurut kuasa hukumnya, alamat yang dimasukan tidak sesuai dengan KTP dari Gideon Tengker. (berbagai sumber)
Editor: Erna Djedi







