WARTABANJAR.COM, BANJAR – Jembatan gantung yang menghubungkan Desa Paramasan Bawah dan Desa Paramasan Atas ambruk pada Senin (29/1).
Hal ini disebabkan tingginya curah hujan mengakibatkan permukaan air di sungai Riam Kiwa pada Minggu malam (28/01/2024).
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kalsel R Suria Fadliansyah melalui Kepala Sub Bidang Kesiapsiagaan, Ariansyah menyebutkan luapan air jadi penyebab banjir di Desa Rantau Nangka.
Diketahui dari hasil pemantauan Early Warning Score (EWS) milik BPBD Kalsel di desa itu.
“Dari pantauan EWS itu, pemerintah selanjutnya melakukan kaji cepat dan pemantauan langsung oleh BPBD kabupaten setempat,” kata Ariansyah, Selasa (30/1/2024).
Luapan tersebut diakui memang terjadi, ada kenaikan tinggi muka air di beberapa tempat, ada terjadi genangan namun di pada hari itu juga dilaporkan sudah aman dan debit air yang ada sudah terbagi.







