Video ini di antaranya dibagikan aku @mimi.julid di laman Instagram.
Pada Januari tahun lalu, Edwin Wagensveld merobek kitab suci Umat Muslim di depan Gedung Parlemen di Den Haag.
Edwin Wagensveld juga pernah memimpin kelompok ekstremis merobek kitab suci Islam, Al Quran, di depan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Den Haag, Belanda, pada September tahun lalu.
Aksi itu juga berlangsung di depan Kedutaan Besar negara Muslim atau mayoritas Muslim seperti Turki hingga Pakistan.
Edwin Wagensveld membuang sejumlah halaman salinan Al Quran dan menginjak-injaknya. Bahkan aksinya itu berlangsung di bawah pengawasan kepolisian Den Haag.
Edwin Wagensveld merupakan pemimpin dari kelompok ekstrimis Patriotic Europeans Againts The Islamization of West (PEGIDA) dan merupakan politikus sayap kanan di Belanda.
Penistaan terhadap Al Quran yang dilakukan Wagensveld bukan kali pertama. (ernawati)
Editor: Erna Djedi







