WARTABANJAR.COM, MARTAPURA - Jemaah Haul ke-19 Guru Sekumpul mulai berdatangan di jalur air. Dermaga Induk Kawasan Air Santri juga sudah mulai menerima kedatangan dan menyiapkan ojek gratis. "Untuk hari ini, ada 5 kapal yang sandar di Dermaga Induk Kawasan Air Santri jemaah terdata sudah lebih dari 200 orang," ujar koordinator zona air Haul Ke-19 Guru Sekumpul, Naim Zein kepada wartabanjar.com, Sabtu (12/1/2024) sore. Jemaah yang datang didominasi dari daerah Bahaur dan Katingan. Relawan zona air dengan sigap membantu kapal untuk sandar yang ingin menurunkan penumpang. Menariknya, para relawan tidak diperbolehkan mengangkat barang milik jemaah dan harus menggunakan identitas pengenal atau id card yang disiapkan. "Setelah kami data, kami beri masing-masing orang karcis posko untuk disimpan," ujarnya lagi. Sama seperti dermaga lainnya, setiap dermaga dilengkapi dengan dapur umum untuk menyambut jemaah sebelum mereka melanjutkan perjalanan. Baca Juga Buron 7 Bulan Pelaku Pencabulan Siswi SD Diringkus di Muara Teweh Tampak, sebagian jemaah makan terlebih dahulu sembari menunggu angkutan yang disiapkan. Dermaga Induk Kawasan Air Santri menyediakan 4 mobil dan 25 sepeda motor untuk mengangkut jamaah menuju penginapan yang disiapkan. Empat mobil tersebut diantaranya dua pick up milik warga setempat, satu unit ambulan dari Desa Tunggul Irang dan satu unit ambulan dari relawan emergency Antalangu. "Jemaah yang datang ke Air Santri akan diantar ke Desa Tunggul Irang Ulu. Kalau mau ke rumah keluarga, juga kami antarkan," tambahnya. Zona Air Santri menyiapkan kurang lebih 20 ribu karcis posko yang akan dibagikan kepada jemaah. Diperkirakan jemaah yang datang tahun ini lebih banyak dari tahun-tahun sebelumnya. "Tahun lalu kami siapkan 15 ribu karcis dan ternyata tidak cukup, jadi tahun ini kami siapkan 20 ribu," pungkasnya. (nurul octaviani) Editor Restu